Selasa, 24 Mei 2011

Kehidupan Abadi

Sebelum saya mulai, terima kasih buat seorang follower yang sempat luangkan waktunya membuka blog ini.
Saya hadirkan lagi sebuah tulisan biasa yang saya harap bermanfaat.

Kehidupan Abadi

"Mustahil hidup ini abadi". Itu ucapan yang selalu terucap saat kita bertanya tentang keabadian. Kenapa ? Itu karena memang secara nyata semua orang akan dicabut nyawanya ketika telah sampai ajalnya. Kematian ibarat sebuah kepastian dari suatu kehidupan.

Kalau begitu, mari saya bawa anda sedikit melihat dari sisi yang berlainan, bukan secara nyata, tapi secara hakikat. Kita bisa dinyatakan ada karena dua hal, dapat diraba dengan fisik atau ketika kita terbentuk dalam pikiran seseorang. Kenapa saya katakan demikian ? Domba dengan 10 kaki itu tidak ada secara rill. (Saya sudah mencoba browsing tentang itu). Tapi seandainya kita berpikir tentang domba berkaki sepuluh, kita bentuk sedemikian rupa di pikiran kita, maka kita bisa mengatakan domba berkaki sepuluh itu ada.

Inilah alasan kehidupan abadi seseorang yang sebenarnya mudah namun terkadang diabaikan.


Memberi.. Ya, memberi. Saat sebagian nikmat yang kita rasakan kita sisihkan untuk ini, mungkin tak tampak hasil dari "Keabadian" yang tadi kita bicarakan saat kita meninjau dari diri kita sendiri. Tapi hal ini tidak berlaku untuk seseorang yang telah kita beri. Hal positif ini akan membekas tanpa perlu diragukan lagi.


Menolong. Pertolongan tak bernilai saat kita coba untuk menilai. Mengapa ? Karena ini hanya bisa dinilai dari keikhlasan, dan keikhlasan itu tak berwujud. Keabadian akan kembali terasa saat tubuh kita mungkin sudah tak terlihat lagi, namun pertolongan yang kita berikan kepada seseorang mencoba berbicara tentang apa yang telah kita lakukan.

Buatlah tersenyum orang-orang di sekelilingmu. Membuat seseorang tersenyum itu hal yang paling murah untuk memberi keabadian. Mengapa saya katakan demikian ? Karena inilah yang paling mudah yang dapat kita lakukan. Tersenyumlah, maka sekelilingmu akan tersenyum. Mau bukti ? COBALAH...!!!
Dalam sebuah buku yang berjudul "Jangan Kuliah Kalau gag Sukses" ada sebuah kutipan


ketika kau membuat orang tersenyum hari ini, maka ia akan tertawa kembali 5 tahun kemudian saat ia mengingat apa yang telah kau lakukan hari ini.

Anda adalah produk terbaik yang telah dibekali hal-hal yang membawa kebaikan. Percayalah, ketika anda berusaha memperbaiki diri anda, derajat "terbaik" yang diberikan kepada semua orang akan ada lebihi.


Untukmu Kawan

0 komen choii:

Posting Komentar