ULAT
MENJADI KUPU-KUPU
Angin berhembus dengan lembut
selembut sutra yang terurai di tubuh sang Punjabi di saat fajar telah menyapa
dengan cahaya gemerlapnya yang mempesona
dan menyejukkan hati . dring….ring…ring, suara bunyi alarm handphone terdengar
keras ditelinga sang ibu, aliah-aliah bunyi alarmnya begitu keras tapi dia
masih tertidur lelap kata ibunya sambil berjalan menuju kekamar aliah, kemudian
iapun membangunkan aliah, nak bangun… bangun… bangun….ada apa mami kenapa aliah
dibangunkan tanya aliah dengan gaya ngantuk, kenapa? Ibu yang seharusnya
bertanya denganmu kenapa kamu mengaktifkan alarmmu begitu keras dan sepagi ini
Tanya ibu ayu dengan keheranan, astaga saya lupa mami hari ini aku janjian
dengan ikhsan untuk olahraga pagi di kebun
the, kalau begitu aliah pergi dulu ya bu, eh-eh atur dulu gayamu, dan
gantilah pakaianmu itu kata ibunya. Aliahpun mengganti pakaiannya dan
membersihkan tubuhnya kemudian menuju kerumah ikhsan
Burung-burung terbang sambil
berkicau-kicau seakan-akan ia bernyanyi untuk ikhsan dan aliah yang sedang
lari-lari pagi dikebun the, ikhsan maafya saya telat datang tak sesuai dengan
perjanjian kita, tidak apa-apa yang terpentingkan kamu datang, a…… teriak
aliah, kenapa liah, ih ada tikus mati ni ikhsan, ih ikshan, kamu tidak jijik
ya, kalau saya jijik berarti saya cowok
yang lemah aliah, dasar cowok so’ jagoan, dasar cewek manja, tunggn dulu ya
aliah saya kubur dulu diarea kebun diseblah timur sana, ya ikhsan. Aliah pun
memandangi langit yang biru serta menikmati tamparan hembusan angin, aha…ha
…ha, kamu tu yaa ikhsan udah so’jagoan so’ jail lagi, begitu saja marah,
emangnya semua cewek itu sensitive yaa, ih dasar cowok nyebelin, walau nyebelin
kamu tetap lengket denganku, ih dasar so’geer lagi, aliah matahari udah terbit
setinggi jengkal, kalau begitu kita berpisah disini saja ya aliah karena, saya
ingin mencari kayu bakar di hutan serta mengambil air disungai, tidak apa-apa
ikhsan terimah kasih udah mau temanin aku olahraga pagi dan setia menugguku karena
gue telat bangun, iya sama-sama aliah, kalau begitu saya permisi dulu, assalam,
iya jawab aliah sambil tersenyum kepada ikhsan.
Aliah berjalan menuju kerumahnya dijamu oleh para tumbuhan-tumbuhan serta kupu-kupu yang berterbangan diatas tanaman-tanaman bunga yang baru saja mekar. Mami, papi selamat pagi, pagi juga nak, nak kamu darimana? Aliah dari olahraga pagi papi dengan ikhsan, papi hanya memberikan saran kepadamu, kamu dan ikhsan itu berbeda agama, jadi papi harap kamu tidak berlebihan dalam bergaul dengan nak ikhsan karena itu dapat mengakibatkan konflik antar agama kita, ya papi, aliah mengerti apa yang dimaksudkan papi, aliah akan menjaga nama baik keluarga serta agama kita papi, terutama ikhsan dia pemuda yang baik dan tidak membedakanku dengan wanita muslim lainnya dan satu hal lagi dia tetap menjaga pergaulan kami dengan syariatnya, iya papi percaya denganmu, aliah tolong bantuin ibu di dapur nak, baiklah bu. Aliah dan ibunya sedang asyik memasak di dapur sedangkan ayahnya sedang serius menonton berita diruang tamu.
Mentari telah menyapa dengan
senyuman manisnya dan penuh dengan keceriaan, aliah sedang duduk ditaman
tiba-tiba ayu datang menghampirinya, tanpa sekatapun ia langsung menampar aliah
dan berkata dasar wanita tidak tau malu, kamu itu bukan wanita muslim dan kamu
dekati ikhsan tidak hanya itu kamu
menggodainya dengan kecantikanmu itu dan, kamu tau ikhsan itu adalah laki-laki
muslim yang sangat mencintai agamanya sedangkan kamu itu adalah golongan orang
kafir, aliahpun berdiri dan berbicara dengan ramah terhadap ayu , maaf ayu saya
dan ikhsan, kami hanya bersahabat, kami bergaul sesuai dengan syariat agama
kalian, saya meminta maaf ayu, jika itu membuatmu marah kepadaku, dan tolong
jangan berkata seperti itu bahwa keluargaku adalah orang-orang kafir, sekali
lagi apapun hubunganmu dengan ikhsan jangan dekatin dia, dan memang kamu itu
adalah golongan orang kafir agama kamilah yang di ridhai oleh tuhan bukan
agamamu, mendengar perkataan ayu hati aliah begitu sakit terasa seperti teriris
silet, hingga membuatnya meneteskan aira mata, tiba-tiba ikhsan lewat dari
taman dia sedang membawa air dan juga kayu bakar dan dia tengok keseblah tangan
dan melihat ayu dan aliah di bawah pohon beringin yang ada ditengah area taman,
dia menaru kayu bakar dan airnya disamping tanaman dan menuju kearah ayu dan
aliah, ketika ia masuk kedalam taman dari jarak jauh ia melihat aliah sedang
menangis dihadapan, ayu dan aliah tidak mengetahui keberadaan ikhsan ditaman,
ayupun mengulangi perkataanya kembali aliah ingat jangan engkau dekati ikhsan
kamu itu adalah golongan orang kafir dengan suara yang lantang, ikhsan sangat
tak menyangka ayu berkata seperti itu kepada aliah ikhsan pun mempercepat langkahan kakinya, ayu…
teriak ikhsan, ayu kaget dengan kedatangan ikhsan, ayu tak tau lagi apa yang
dia ingin katakana tubuhnya gemetar mata idahnya terlihat ketakutan, ayu apa
yang telah engkau ucapkan itu keterlaluan, kamu dan aliah itu sama-sama wanita,
dan kamu tau perasaan wanita itu bagaimana dan satu hal lagi kita dan aliah itu
memang beda agama, tapi tuhan kita tidak melarang kita bergaul dengan beda
agama, bahkan kita diwajibkan untuk mengikat silaturahim terhadap sesama kita
dan saling menyanyangi, ayu ikhsan saya permisi dulu, ikhsan memegan tangan
aliah dan berkata jangan pergi aliah masalahmu dengan ayu harus diselesaikan,
baiklah, ayu saya harap kamu ingin meminta maaf kepada aliah, tiba-tiba angin
berhembus dan fikiran ayu teringat dengan kata terakhir almarhum ayahnya putriku
jika bapak tiada kumemohon kepadamu jadilah putriku yang shaleha yang selalu
memegang syariat ajaran kita dan berbakti kepada ibumu dan sayangilah
teman-temanmu, karena jika kamu berbuat yang jahat kepada orang-orang
disektarmu maka kamu akan merasa kesepian karena cinta tak ada dalam hidupmu.
Ayupun sadar dan langsung mengucapkan kata ampunan kepada tuhannya dan
memandang wajah aliah dengan pandangan wajah yang berseri, aliah maafkan aku,
tadi saya khilaf, saya tidak pernah merencanakan bahwa aku bertindak seperti
itu kepadamu, sebenaenya saya iri kepdamu wlaupun kamu bukan wanita muslim
spertiku, tapi hatimu begitu lembut dan baik hati, dan itulah sebabnya ikhsan
sangat akrab denganmu dibangdingkan dengan saya, ayu tidak apa-apa, terpenting
kamu sudah baik dengankku itu adalah hal yang berharga bagiku, terimah kasih
ban yak aliah, ayu dan aliahpun saling berpelukan dan ikhsan sangat melihat
mereka berdua baikan seperti itu, hingga akhirnya aliah, ayu dan ikhsan menjalin
ikatan dalam ikatan persahabatan.

0 komen choii:
Posting Komentar